Lahat, garudajelajah.com – Pembangunan infrastruktur jembatan di wilayah Kodim 0405/Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menunjukkan capaian yang menggembirakan. Hingga Selasa, 14 April 2026, progres pekerjaan di sejumlah titik strategis tercatat melampaui target yang telah direncanakan.
Pembangunan yang mengedepankan sinergi antara TNI dan masyarakat ini dilaksanakan di tiga lokasi utama, yakni Desa Muara Empayang serta Desa Lubuk Sengketi 1 dan 2, Kecamatan Kikim. Kolaborasi tersebut menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi pembangunan di lapangan.
Di Desa Muara Empayang, pembangunan jembatan gantung sepanjang ±70 meter dengan lebar ±1,2 meter mengalami lonjakan progres yang signifikan. Dari target 21,89 persen, realisasi telah mencapai 28,19 persen, atau mengalami deviasi positif sebesar 6,03 persen. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pengecoran pondasi tambatan.
Sementara itu, pembangunan jembatan beton di Desa Lubuk Sengketi 1 juga berjalan lancar. Dengan panjang ±14 meter, progres fisik telah mencapai 28,90 persen dari target 27,74 persen. Pekerjaan yang tengah dilakukan meliputi distribusi material, pemasangan pondasi batu kali, serta pembesian struktur.
Tak jauh dari lokasi tersebut, di Desa Lubuk Sengketi 2, pembangunan jembatan beton sepanjang ±10 meter turut menunjukkan perkembangan positif. Realisasi mencapai 27,75 persen, sedikit melampaui target 27,46 persen. Saat ini, pekerjaan berfokus pada pemasangan batu pondasi abutment, pengiriman material, serta pembesian untuk tulangan cor dudukan gelagar.
Setiap titik pembangunan melibatkan total 20 personel, terdiri dari 10 anggota TNI dan 10 warga setempat. Dukungan cuaca cerah sepanjang hari turut memperlancar seluruh proses pekerjaan tanpa kendala berarti.
Keberhasilan capaian ini menjadi bukti nyata kuatnya budaya gotong royong antara TNI dan masyarakat.
Diharapkan, pembangunan jembatan ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lahat. (*)









