Jakarta, garudajelajah.com – Partai Berkarya telah kini memulai babak baru dalam merangkai Periode selanjutnya, dimana Ketua Umum (Ketum) periode sebelumnya, Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwoprandjono telah mengakhiri masa jabatannya dan untuk memulai kepengurusan baru, Muchdi Pr menggelar Musyawarah Nasional (Munas) I, sekaligus memulai babak baru atas konsisten perjuangan yang jelas, Partai Berkarya.
Partai Berkarya sukses digelar selama dua hari (30-31 Oktober 2025) dan dibuka oleh Mayjen TNI (Purn) Muchdi Pr, sekaligus didaulat untuk memberikan kata sambutan. Acara diselenggarakan di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwoprandjono mengatakan, Salah satu jalan untuk mengabdi kepada masyarakat adalah melalui partai politik, karena sesuai juga dengan ajaran Islam bahwa manusia berguna adalah manusia yang memberikan manfaat kepada orang lain.
“Partai Berkarya merupakan penggabungan antara Partai Republik dan Partai Beringin Karya sejak Rapimnas tanggal 11 Maret 2018 dan pada pemilu 2019 berhasil memperoleh 400 kursi baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota. Namun pada tahun 2024 Partai Berkarya tidak dapat mengikuti pemilu akibat ulah segelintir pengurus DPP yang sebenarnya sangat memalukan, karena hendak menjual Partai Berkarya,” katanya.
Usai memberikan kata sambutan, Ketum Partai Berkarya, Mayjen TNI (Purn) Muchdi Pr, membuka Munas I Partai Berkarya secara resmi dengan pemukulan gong sebanyak lima kali. Kemudian disusul Ketua Panitia Munas I Partai Berkarya, H. Irmanjaya Thaher menyampaikan laporan panitia dan menyampaikan tujuan dilaksanakannya Munas I Partai Berkarya yakni, konsolidasi, program kerja partai, kebangkitan dan kemenangan partai pada pemilu 2029 mendatang.
Sidang sidang rapat pleno pun mulai digelar, dengan harapan, dalam dua hari kedepan, dapat memilih kandidat Ketua Umum Partai Berkarya yang baru untuk periode 2025-2030. Rapat dimulai dengan terlebih dahulu memberi ruang kepada Ketua Ketua DPW Partai Berkarya se-Indonesia untuk memaparkan gambaran dan strategi capaian atau goal yang ingin dicapai.
Mayjen TNI (Purn) Teddy Surachmat, SE.MM selaku Ketua DPW Partai Berkarya Sumsel dan sekaligus memimpin rombongan dari Sumsel menghadiri Munas I Partai Berkarya, dengan membawa rombongan pengurus dari Sumatera Selatan, diantaranya, Wakil Ketua Syara Diba Agustina SE.M.si Sekretaris Andre Fernanda, SE Ak, Wakil Sekretaris Ir. Eddy Jajang Jaya Atmaja., MM.,MBA., Ph.D (Cand), Bendahara Syafitri Indah Wuri Bachelor Of IT. SE. MBA, Wakil Bendahara Muhammad Razani Surachmat.
“Partai Berkarya dibawah kepemimpinan Muchdi Pr telah melalui masa penuh tantangan, energi partai tersita dalam konflik hukum dan dualisme kepemimpinan yang menghambat konsolidasi politik sampai 2024. Akibatnya kesiapan organisasi belum mampu membawa partai masuk sebagai peserta pemilu 2024, namun yang sangat penting untuk dicatat, Partai Berkarya tetap berdiri, tetap sah secara hukum, dan tetap memiliki arah perjuangan yang jelas,” katanya.
Kini, Partai Berkarya memasuki fase kebangkitan baru, duet kepemimpinan Muchdi Pr dan Sekjen Prof Irmanjaya Thaher menjadi simbol “Dwi Tunggal” antara militansi dan modernisasi. Konsolidasi struktural telah berlangsung di 33 DPW dan 416 DPD sebagai persiapan Munas I menuju masa bakti 2025-2030 dan momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangun partai yang solid, kuat, berdisiplin, dan fokus pada tujuan besar, serta lolos verifikasi pemilu 2029 dan menjadi partai yang dicintai rakyat.
Memasuki hari kedua, Musyawarah Nasional I Partai Berkarya berlanjut dan rapat rapat pleno pun kembali dibuka untuk menentukan dan memilih Ketua Umum Partai Berkarya selanjutnya, setelah menjalani proses rapat panjang semalaman, maka dalam keputusan bersama sepakat bahwa Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwoprandjono terpilih kembali sebagai Ketua Umum Partai Berkarya periode 2025-2030.
Muchdi Pr terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Berkarya didaulat secara aklamasi karena memiliki kesepakatan kebersamaan dan diyakini ditangan Muchdi Pr Partai Berkarya akan maju dan sukses.
Setelah terpilih kembali sebagai Ketum DPP Partai Berkarya, Muchdi Pr pun memberikan kata sambutan.
“Bahwa kondisi global dan nasional saat ini tidak dalam kondisi sedang baik baik saja, namun kita harus mendukung apa yang menjadi target pemerintah yang akan menjadikan Indonesia menjadi Indonesia Emas tahun 2045,” pungkas Muchdi Pr.
Sebelum memilih Ketua Umum di Munas I Partai Berkarya, seluruh anggota melakukan sidang-sidang di beberapa komisi yang menghasilkan beberapa keputusan yang akan menjadi pedoman partai pada lima tahun kedepan, diantaranya memutuskan pergantian logo partai yang sebelumnya berlogo pohon beringin menjadi logo kepala burung elang.
“Semoga dengan logo baru ini menjadi darah segar bagi partai untuk menggapai cita cita dan membuat yang terbaik dan dapat memakmurkan rakyat, karena kehadiran Partai Berkarya bukan hanya untuk mencari jabatan menjadi anggota DPR atau jabatan Kepala Daerah, tapi bagaimana Partai Berkarya bisa membebaskan rakyat dari kemiskinan,” katanya.
Selain itu, mayjen TNI (purn) Muchdi Pr pun menyampaikan rasa, Terima kasih kepada seluruh Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Daerah, yang berkenan hadir dan telah meluangkan waktu untuk Munas I Partai Berkarya,.
“Juga mengucapkan terima kasih kepada panitia Munas I Partai Berkarya yang telah bersusah payah mensukseskan Munas I Partai Berkarya” katanya.
Mayjen TNI (purn) Teddy Surachmat.SE.MM selaku ketua DPW Sumsel Partai Berkarya menyampaikan bahwa setelah Munas I ini, DPW akan segera mengkonsolidasikan DPD yang sudah terbentuk dan merencanakan kegiatan yang sudah ditargetkan oleh DPP. (Faris)









